Kemdikbud Akan Percepat PerbaikanSekolah Rusak

Kemdikbud Akan Percepat PerbaikanSekolah Rusak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, berkata, pihaknya akan melakukan renovasi terhadap gedung-gedung sekolah yang mengalami kerusakan.

Kemdikbud Akan Percepat PerbaikanSekolah Rusak

Kemdikbud Akan Percepat PerbaikanSekolah Rusak

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, berkata, pihaknya akan melakukan renovasi terhadap gedung-gedung sekolah yang mengalami kerusakan.

"Percepatan perbaikan sekolah akan dibuat sesuai standar kebutuhan belajar masa kini. Tujuannya, agar dapat menunjang program penguatan pendidikan karakter di sekolah," ujar Muhadjir dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat(11/11).

Pernyataan tersebut disampaikan Mendikbud pada saat meninjau kegiatan belajar di SDN Bunigeulis 1 Hantara, Kuningan, Jawa Barat (Jabar) yang sebagian ruangan kelas dan ruang gurunya terbakar pada akhir Juli lalu.

Muhadjir mengatakan, biaya pembangunan gedung sekolah yang terbakar tidak sepenuhnya ditanggung oleh Kemdikbud. Namun ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan. "Nanti kita akan gunakan APBN dari Kemdikbud dan APBD Pemkab Kuningan," tambahnya.

Lebih lanjut Muhadjir mengatakan, pentingnya siswa belajar di luar kelas. Dalam hal ini agar kegiatan belajar yang tidak terpaku pada metode pengajaran di dalam kelas. Guru harus dapat mendidik siswa melalui beragam cara dan meningkatkan aktivitas pembelajaran di luar kelas.

"Saya ingin ekosistem sekolah dapat menjadi sumber belajar. Sebagian besar kegiatan belajar harus di luar kelas," kata Muhadjir.

Untuk itu, pihak Kemdikbud mengharapkan adanya kolaborasi para guru dan komite sekolah agar dapat bergotong royong memajukan pendidikan di lingkungannya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemdikbud, Wowon Wirdayat, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema revitalisasi sekolah yang dirancang agar dapat mewujudkan sekolah yang sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar siswa.

"Desain bangunan sekolah baru tersebut dilakukan secara gotong royong oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pasalnya SMK kedepannya dilibatkan untuk membantu percepatan rehabilitasi sekolah," kata Wowon. (Beritasatu)

Masukkan email anda.


Labels:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya.
1. Silahkan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang baik
3. Mohon untuk berkomentar 1 kali saja untuk topik yang sama.
4. Setiap komentar yang dikirim menunggu persetujuan Admin untuk di terbitkan.

[facebook][blogger]

Filenya.com

{google-plus#https://plus.google.com/+FilenyaCom/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget