JUKNIS DAK SMA (Sekolah Menengah Atas) Tahun 2017

JUKNIS DAK SMA (Sekolah Menengah Atas) Tahun 2017
PETUNJUK OPERASIONAL DANA ALOKASI KHUSUS FISIK BIDANG PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

I. PELAKSANAAN PENINGKATAN SARANA PENDIDIKAN
A.      Ruang Lingkup
Pengadaan sarana pendidikan melalui DAK Bidang Pendidikan SMA digunakan untuk peralatan pendidikan dan media pendidikan, berupa:
1.        Pengadaan Peralatan Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam
(Fisika/Kimia/Biologi); dan/atau 
2.        Pengadaan Peralatan Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK). 
Melalui pemanfaatan tersebut, diharapkan peralatan laboratorium IPA dan Peralatan TIK dapat tersedia dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah.
B.       Biaya kegiatan pengadaan sarana pendidikan pada DAK Fisik Bidang Pendidikan untuk SMA diatur sebagai berikut:
No
Kegiatan/Komponen
Satuan
Alokasi Biaya
1
Pengadaan peralatan Laboratorium IPA :
a.         Fisika
b.         Biologi
c.          Kimia


Paket
Pengadaan peralatan dilakukan dengan mekanisme e-Purchasing berdasarkan Katalog (e-Catalogue). Hanya jika mekanisme e-purchasing



2
Pengadaan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Paket
tidak dapat dilaksanakan maka dapat dilakukan dengan mekanisme e-tendering.

Satuan biaya pengadaan sarana pendidikan untuk proses pengadaan sudah termasuk biaya pengiriman sampai ke sekolah, pelatihan penggunaan dan pemanfaatan kepada pendidik (bagi peralatan yang memerlukan pelatihan) serta pajak-pajak yang berlaku.
C.       Persyaratan Teknis
Pembelajaran IPA harus secara proporsional mengembangkan kemampuan deklaratif dan kemampuan prosedural maka fungsi laboratorium tidak hanya sekedar untuk kegiatan praktikum saja tetapi merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran IPA. Untuk itu, harus diupayakan ketersediaan peralatan laboratorium IPA dengan mutu yang baik dan dalam jumlah yang cukup di sekolah. 
Setiap alat IPA diharapkan memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) IPA SMA. Karakteristik tersebut dirumuskan dengan melihat dua aspek utama, yaitu aspek umum dan aspek khusus dengan mempertimbangkan nilai edukatif, keamanan penggunaan, dan bahan/material.
1.        Aspek umum yang harus dipenuhi dalam setiap alat laboratorium IPA adalah sebagai berikut:
a.       Setiap alat yang dibeli merupakan alat baru.
b.      Tanpa kerusakan atau cacat.
c.       Peralatan harus aman terhadap pemakai, lingkungan, dan peralatan itu sendiri.
d.      Setiap alat terdapat identitas permanen (lambang/merk) dari produsen kecuali yang secara teknis sulit misalnya bendanya terlalu kecil, prisma, lensa dan lain-lain.
e.       Penyedia barang harus dapat memberikan surat garansi purna jual selama 12 bulan dari pabrikan/produsen untuk kerusakan alat yang bukan disebabkan oleh kelalaian pemakaian dan menjamin ketersediaan suku cadang peralatan selama 3 tahun dengan surat jaminan dari pabrikan/produsen. Surat garansi dan surat jaminan dari pabrikan/produsen berlaku sejak barang diserahterimakan.
2. Aspek khusus berupa spesifikasi masing-masing komponen peralatan laboratorium IPA dengan mempertimbangkan: ukuran, bahan, fungsi, dapat mengukur apa yang akan diukur, mudah digunakan/dirakit, kelengkapan alat, mudah perawatan, menunjukkan gejala sesuai dengan konsep, dan memiliki kompatibilitas (kesesuaian dan dapat dirakit dengan alat lain). Daftar nama,  jenis alat minimal, spesifikasi minimal dan jumlah minimal alat laboratorium IPA SMA yang diadakan selengkapnya dapat dilihat pada spesifikasi teknis.
Seluruh komponen harus diberi identitas permanen nama/logo produsen kecuali yang sangat sulit. Dilengkapi dengan garansi dan jaminan purna jual dari produsen, alamat, nomor telpon, alamat email harus tertera dalam surat garansi dan surat jaminan.
Penyedia barang/produsen memberikan surat jaminan tentang akan dilaksanakan pelatihan terkait dengan bagaimana penggunaan peralatan kepada minimal 1 (satu) orang guru mata pelajaran IPA sesuai dengan peralatan yang diadakan (peralatan kimia, fisika, dan biologi) dari setiap sekolah penerima barang selama minimal 2 x 8 jam (atau waktu yang setara).
D. Peralatan Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMA
Berdasarkan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) mengatur bahwa laboratorium IPA SMA terdiri atas:
1.           Laboratorium Kimia;
2.           Laboratorium Fisika; dan
3.           Laboratorium Biologi.
Spesifikasi teknis peralatan untuk masing-masing jenis laboratorium di atas, mencakup standar jenis dan jumlah peralatan. Pertimbangan teknis dalam penyediaan peralatan laboratorium adalah:
1.           Jenis, spesifikasi, dan jumlah ideal peralatan IPA yang tersedia pada laboratorium merupakan bahan rujukan bagi pemenuhan dan penyediaan peralatan di masing-masing sekolah;
2.           Satuan pendidikan dapat mengidentifikasi/memilih jenis peralatan laboratorium sesuai dengan kebutuhannya, mengacu pada daftar peralatan IPA pada Tabel 1, 2, dan 3;
3.           Setiap satuan pendidikan maksimal mendapat 1 (satu) paket bantuan peralatan laboratorium IPA; dan
4.           1 (satu) paket bantuan dapat mencakup 1 (satu) atau lebih jenis peralatan laboratorium (Kimia, Fisika dan Biologi), sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Secara rinci jenis, spesifikasi dan jumlah ideal peralatan laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi, terdiri dari:
1.           Spesifikasi Teknis Peralatan Laboratorium Kimia sebagai berikut:
Tabel 1. Spesifikasi Teknis Peralatan Laboratorium Kimia
No
Peralatan
Diskripsi
Jumlah Ideal
1
Peralatan Pendidikan


1.1
Botol zat 
Bertutup. Volume: 100 ml, 250 ml, dan  500 ml. 
@24 buah/lab
1.2
Pipet tetes 
Ujung panjang, dengan karet. Ukuran 20 cm.  
100 buah/lab
1.3
Batang pengaduk 
Diameter: 5 mm dan 10 mm, panjang 20 cm. 
@25 buah/lab
1.4
Gelas beaker 
Volume: 50 ml, 150 ml, dan 250 ml. 
@12 buah/lab
1.5
Gelas beaker 
Volume: 500 ml, 1000 ml, dan 2000 ml. 
@3 buah/lab
1.6
Labu erlenmeyer 
Volume 250 ml. 
25 buah/lab
1.7
Labu erlenmeyer 
Volume 100 ml. 
25 buah/lab
1.8
Labu erlenmeyer 
Volume 125 ml. 
25 buah/lab
1.9
Labu takar 
Volume: 50 ml, 100 ml, dan 1000 ml. 
@ 50, 50, dan 3 buah/lab
1.10
Pipet volume 
Skala permanen.  Volume: 5 ml dan 10 ml. 
@30 buah/lab
1.11
Pipet seukuran 
Skala hermanen.  Volume: 10 ml, 25 ml, dan 50 ml.  
@30 buah/lab
1.12
Corong 
Diameter: 5 cm dan 10 cm. 
@ 30 dan 3 buah/lab
1.13
Mortar + alu
Bahan keramik, bagian dalam berglasur.
Diameter: 7cm dan 15cm. 
@ 6 dan 1 buah/lab
1.14
Botol semprot 
Bahan plastik lentur. Volume 500 ml.  
15 buah/lab
1.15
Gelas ukur 
Volume: 10 ml, 50 ml, 100 ml, 500 ml, dan 1000 ml. 
@ 15, 15,15, 3, dan
3 buah/lab
No
Peralatan
Diskripsi
Jumlah Ideal
1.16
Buret + klem 
Skala permanen, tangan klem buret mudah digerakkan, kelas B. Volume 50 ml.  
10 buah/lab
1.17
Statif dan klem 
Besi, tahan karat, stabil, kuat, permukaan halus. Klem boss clamp. 
@10 buah/lab
1.18
Kaca arloji 
Diameter 10 cm. 
10 buah/lab
1.19
Corong pisah 
Bahan gelas. Volume 100 ml. 
10 buah/lab
1.20
Alat destilasi 
Bahan gelas. Volume labu 100 ml. 
2 set/lab
1.21
Neraca 4 lengan
Ketelitian 10 mg. 
2 set/lab
1.22
Neraca digital
(electric)
Kapasitas 500 gr
1 set/lab
1.23
pHmeter 
Ketelitian 0,2 (analog) dan 0,1 (digital). 
2 set/lab
1.24
Centrifuge 
Menggunakan daya listrik, minimum 4 tabung. 
1 buah/lab
1.25
Barometer 
Untuk di dinding lab, dilengkapi termometer. 
1 buah /lab
1.26
Termometer 
Dapat mengukur suhu 0-100 0C, ketelitan 1 0C, tidak mengandung merkuri. 
1 buah/4 siswa
1.27
Multimeter AC/DC,
10 kilo ohm/volt 
Dapat mengukur tegangan, arus dan hambatan. Batas ukur arus minimum 100 mA-5 A. Batas minimum ukur tegangan untuk DC 100 mV-50 V. Batas minimum ukur tegangan untuk AC 0-250
V. 
6 buah/lab
1.28
Pembakar spiritus 
Bahan gelas, bertutup. 
8 buah /lab
1.29
Kaki tiga + alas kasa kawat 
Tinggi disesuaikan tinggi pembakar spiritus. 
8 buah /lab
1.30
Stopwatch 
Ketelitian 0,2 detik. 
1 buah/4 siswa
1.31
Kalorimeter tekanan tetap 
Dapat memberikan data untuk pembelajaran entalpi reaksi. Kapasitas panas bahan  rendah. Volume 250 ml. 
1 buah/4 siswa
1.32
Tabung reaksi 
Gelas. Volume 20 ml. 
100 buah/lab
1.33
Rak tabung reaksi 
Kayu. Kapasitas minimum 10 tabung. 
1 buah/4 siswa
1.34
Sikat tabung reaksi 
Bulu halus. Diameter 1 cm. 
1 buah/4 siswa
1.35
Tabung centrifuge 
Kaca, ukuran sesuai dengan centrifuge. 
8 buah /lab
1.36
Tabel Periodik
Unsur Unsur 
Poster, kertas 220 gram, laminasi, dapat digantung. 
1 buah /lab
1.37
Model molekul 
Minimum dapat menunjukkan atom hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur dan karbon, serta dapat dirangkai menjadi molekul. 
1 set/ 4 siswa
No
Peralatan
Diskripsi
Jumlah Ideal
1.38
Manual percobaan 

 
1 buah/4 siswa
1.39
Alat uji elektrolit
 
1 buah/4 siswa
1.40
Alat uji elektrolisis
 
1 buah/4 siswa
1.41
Kompor listrik
 
1 buah/lab
1.42
Blender
 
1 buah/lab
1.43
Magnetic Stirer
 
1 buah/lab
1.44
Pipa U
Kapasitas 20 mL
1 buah/4 siswa
1.45
Pipa Y
Boroksilikat, diameter 10 mm
1 buah/4 siswa
1.46
Pelat tetes
Porselen, (100x80)mm, (120x80)mm, 12 lekukan
@ 1 buah/4 siswa
1.47
Penjepit tabung reaksi
stainless panjang 15 cm
1 buah/4 siswa
1.48
Pinggan penguapan
Porselen, kapasitas 125 cm3, diameter 90
mm
1 buah/4 siswa
1.49
Segitiga porselen
Porselen, panjang sisi 65 mm
1 buah/4 siswa
1.48
Spatula porselen dan plastik
Porselen dan plastik diameter (150x6)mm 
1 buah/4 siswa
1.49
Table balance
Kapasitas 100 gr
1 buah/lab


[ads-post]

| JUKNIS DAK SMA (Sekolah Menengah Atas) Tahun 2017

Masukkan email anda.


Labels:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya.
1. Silahkan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang baik
3. Mohon untuk berkomentar 1 kali saja untuk topik yang sama.
4. Setiap komentar yang dikirim menunggu persetujuan Admin untuk di terbitkan.

[facebook][blogger]

Filenya.com

{google-plus#https://plus.google.com/+FilenyaCom/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget