FileNya

Berita Terbaru
Berita PERMENDIKBUD Informasi-Guru Juknis SIMPATIKA Aplikasi NOT LAGU Kurikulum-2013 DAPODIK Buku-SD-MI Cara Rpp-Silabus-Kls-10 PERMEN RPP-Silabus-Kls-X RPP-Silabus-Kls-4 Sertifikasi US-UN Padamu-Siap Rpp-Silabus-Kls-7 Buku Rpp-Silabus-Kls-11 ADMINISTRASI Parenting RPP-Silabus Buku-SMK KEMENDAGRI PAUD GURU Surat Soal-Kls-5 RPP-Silabus-Kls-1 RPP-Silabus-Kls-5 Buku-SMA-MA RPP-Silabus-Kls-8 Soal Geografi RPP-Silabus-Kls-2 US-UN-SD Buku-SMP-MTs KEMKES Rpp-Silabus-Kls-9 Tekno SMK Ayu Ting Ting BOS Eny Sagita RPP-Silabus-SD DAK Soal-Kls-1 Soal-Kls-4 Story UKG US-UN-SMP-MTs PERANGKAT TK A PERMENKEU PIP Akreditasi Akreditasi TK-RA Definisi Padamu Negeri RPP US-UN-SMK UTS-KLS-6 Narrative Text PERATURAN RPP-Silabus-Agama-Kls-10 Rpp-Silabus-Kls-12 Soal-Kls-2 Ukuran Beasiswa Buku SMK 10 ERAPOR KEMENHUB KOMINFO MEDIA NUPTK PKB PUPNS Soal-Kls-3 Soal-Kls-6 Software UN Buku Kelas 4 CPNS EMIS Facebook Guru Pembelajar IPA IsNews Nasional Akreditasi SMA-MA Bahasa Indonesia Kisi-Kisi PP RPP-Silabus-Kls-6 RPP-Silabus-SMP SBK SKTP Seni Soal-Kls-4-K13 Tenda DAPODIKDAS Fisika X Hardware KKM Lagu Matematika NPSN O2SN Operator Sekolah Otak POS PRAKERIN Promes Prota RPP-SILABUS-MTS SK Sehat Soal-Kls-12 TP-LINK Tunjangan UAMBN UTS UTS-KLS-1 UTS-SMA-MA Ukuran Kertas A1 Dalam Pixel Ukuran Kertas A4 Dalam Pixel Akreditasi SD-MI Akreditasi SMK-MAK Akreditasi SMP Asus BMKG BUKU PKLK 11 Browser CPE220 DIKTI Demy Downloader Game IPA 5 Internasional Internet Tool Jadwal Jawa Kata Kulit LPIR Lagu PAUD/TK MENPAN Makalah Matematika-Kls-8 Materi PAI Materi PAI KTSP Materi-Kelas-8 Melly Goeslaw Messenger Metode OMBUDSMAN OPS OSN PERANGKAT TK B PNS Guru Pajak Perangkat SD-MI Pramuka RPP Penjaskes RPP SMK RPP SMK Kurikulum 2013 RPP-Silabus-Kls-3 Rocket Rockers SMK-XII/TI SMP SMP-7 Sejarah Silabus SMK Soal-Kls-5-K13 Stroke TL-WA7210N Tunjangan Profesi Guru. Guru UAS KLS 1 US UTS KLS 10 UTS KLS 11 UTS KLS 8 UTS-KLS-3 UTS-KLS-4 UTS-kLS-2 Ukuran Kertas A1 Ukuran Kertas A1 Dalam Cm Ukuran Kertas A1 Dalam Inc Ukuran Kertas A1 Dalam Mm Ukuran Kertas A2 Dalam Pixel Ukuran Kertas A3 Dalam Pixel Ukuran Kertas A4 Dalam Cm Ukuran Kertas A4 Dalam Inch Ukuran Kertas A4 Dalam Mm Ukuran Kertas A5 Dalam Pixel Unduh Rpp Bahasa Indonesia Smp/Mts Kelas 7

Spesifikasi dan Setting TP-LINK 2.4 GHz CPE 220 Sebagai Access Point

Spesifikasi dan Setting TP-LINK 2.4 GHz CPE 220 Sebagai Access Point

2.4 GHz 300Mbps 12dBi Outdoor CPE CPE220
  • Built-in antena 12dBi 2x2 directional dual-terpolarisasi antena MIMO
  • Disesuaikan transmisi daya dari 0 hingga 30dBm/1000mw
  • Sistem-tingkat optimasi untuk lebih dari 13km jarak transmisi nirkabel
  • TP-LINK Pharos MAXtream TDMA (Time-Division Multiple-Access) teknologi meningkatkan kinerja produk dalam throughput, kapasitas dan kinerja latensi, ideal untuk aplikasi PTMP
  • Sistem Manajemen Terpusat – Pharos Kontrol
  • AP / Client / Bridge / Repeater / AP Router / AP Client Router (WISP) mode operasi
  •  Pasif PoE Adapter mendukung hingga 60 meter (200 kaki) Power over Ethernet penyebaran dan memungkinkan perangkat untuk me-reset jarak jauh
TP-LINK 2.4 GHz 300Mbps 12dBi Outdoor CPE, CPE220 didedikasikan untuk solusi biaya yang efektif untuk outdoor wireless networking aplikasi. Dengan aplikasi manajemen terpusat, sangat fleksibel dan ideal untuk point-to-point, point-to-multipoint dan luar jangkauan Wi-Fi aplikasi. Kinerja profesional, ditambah dengan desain yang user-friendly, membuat CPE220 pilihan ideal untuk pengguna bisnis dan rumah.

SPESIFIKASI CPE 220


HARDWARE FEATURES
Processor Qualcomm Atheros 560MHz CPU, MIPS 74Kc
Memory 64MB DDR2 RAM, 8MB Flash
Interface 1 10/100Mbps Shielded Ethernet Port (LAN0,Passive PoE in)
1 10/100Mbps Shielded Ethernet Port (LAN1, Passive PoE Passthrough)
1 Grounding Terminal
1 Reset Button
Power Supply Passive Power over Ethernet via LAN0 (+4,5pins; -7,8pins)
Voltage range: 16-27VDC
Power Consumption 10.8 Watts Max
Note: When deployed using Passive PoE, the power drawn from the power source will
be higher by some amount depending on the length of the connecting cable.
Dimensions ( W x D x H ) 11×3.1×2.1 inch (276×79×60 mm)
Antenna Type Built-in 12dBi 2x2 Dual-polarized Directional Antenna
Beam Width: 60° (H-Plane) / 30° (E-Plane)
Note: For more details, please refer to datasheet
Protection 15KV ESD Protection
6KV Lightning Protection
Enclosure Outdoor ASA stabilized plastic material
IPX5 waterproof Certification
WIRELESS FEATURES
Wireless Standards IEEE 802.11b/g/n (with Pharos MAXtream disabled)
Proprietary Protocol TDMA Mode (with Pharos MAXtream enabled)
Wireless Speeds Up to 300Mbps (40MHz,Dynamic)
Up to 144.4Mbps (20MHz,Dynamic)
Up to 72.2Mbps (10MHz,Dynamic)
Up to 36.1Mbps (5MHz,Dynamic)
Frequency 2.4~2.483GHz
Note: Available operating frequency may vary depending on the limitations
of the countries or regions in which the device is used.
Transmission Power 30dBm/1000mw (Adjustable power by 1dBm)
Note: Maximum transmission power may vary across different channels depending
on the limitations of the countries or regions in which the device is used.
SOFTWARE FEATURES
Wireless Configurations Pharos MAXtream TDMA Technology
802.11b/g/n Modes
Selectable Channel Width: 5/10/20/40MHz
Automatic Channel Selection
Transmission Power Control
Dynamic Frequency Selection (DFS)
WDS Enable/Disable
Security: WPA/WPA2, WPA-PSK/WPA2-PSK (AES/TKIP) Encryption, 64/128/152-bit WEP Encryption
SSID Broadcast Enable/Disable
Multi-SSID with VLAN Tagging (AP mode only)
Distance/ACK Timeout Setting
Wireless MAC Address Filter
Wireless Advanced:
> Beacon Interval/RTS Threshold/Fragmentation
>Threshold/DTIM Interval/AP Isolation/Short GI/Wi-Fi Multimedia
Management Discovery and Remote Management via Pharos Control application
HTTP/HTTPS Web-based management
System Log
SNMP Agent(v2c)
Ping Watch Dog
Dynamic DDNS
SSH Server
System Tools Wireless Signal Quality Indicators:
Signal Strength/Noise/Transmit CCQ/CPU/Memory
Monitors: Throughput/Stations/Interfaces/ARP/Routes/WAN/DHCP
Spectrum Analyzer
Speed Test
Ping
Traceroute
System-level Optimizations Optimized IGMP Snooping/Proxy for multicast applications
Hardware watch dog
POE ADAPTER FEATURES
Dimensions(W x D x H) 110×57×33.5mm
Input Current 0.8A Max @ 100VAC
Input Voltage 100VA~240VAC @ 50Hz~60Hz
Output 24VDC, 1.0A Max
+4, 5pins; -7, 8pins. (Support up to 60m Power over Ethernet)
Efficiency >80%
Output Voltage 24VDC(+4,5pins; -7,8pins)
Input 100-240VAC, 50/60Hz
Power Status LEDs 0~0.8A: Green
0.8A~1.0A: Red
Certifications CE/FCC/UL/IC/GS/PSB/C-tick/SAA/S-Mark/KC-mark
Interfaces 1 AC Jack with Earth Ground
1 10/100Mbps/1000Mbps Shielded Ethernet Port (Power + Data)
1 10/100Mbps/1000Mbps Shielded Ethernet Port (Data)
Button Remote Reset Button
OTHERS
Certification CE, FCC, RoHS, IPX5
Package Contents Outdoor Wireless CPE
24V 1A Passive PoE Adapter
Pole Mounting Straps
AC Power Cord
Installation Guide
System Requirements Microsoft Windows 98SE, NT, 2000, XP, Vista™ or Windows 10, Windows 8, Windows 7,
MAC OS, NetWare, UNIX or Linux.
Note: We recommend you to use one of following Web browsers for an improved user
experience: Google Chrome, Safari, and Firefox. IE browsers are not recommended.
Environment Operating Temperature: -30°C~70°C (-22℉~158℉)
Storage Temperature: -40℃~70℃ (-40℉~158℉)
Operating Humidity: 10%~90% non-condensing
Storage Humidity: 5%~95% non-condensing

Fitur-fitur baru dari Pharos seri produk adalah sebagai berikut:

 Menyediakan desain UI User-friendly.
 TP-Link Pharos MAXtream (Time-Division Multiple-Access) teknologi meningkatkan produk
kinerja throughput, kapasitas dan latency, yang ideal untuk Point-to-multipoint
aplikasi.
 Mendukung beberapa mode operasi: Access Point, Client, Repeater (Range Extender), Jembatan,
AP Router dan AP Client Router (WISP Client).
 Menyediakan sistem-tingkat optimasi untuk jarak jauh transmisi nirkabel.
 Mendukung bandwidth yang dipilih dari 5/10/20/40MHz.
 Mendukung easy antena keselarasan dengan Wifi Indikator Sinyal pada antarmuka Web.
 Menyediakan Throughput Monitor, Spektrum Analyzer, Tes Kecepatan dan Ping tools.
[ads-post]

Cara Setting CPE 220 Sebagai Access Point

Dalam mode AP, perangkat ini bertindak sebagai pusat dan menyediakan wireless access point untuk wifi klien. Sementara Itu, fungsi Multi SSID  dapat diaktifkan dalam mode ini, menyediakan hingga empat jaringan nirkabel dengan berbagai Ssid dan password.

Jika Titik Akses yang dipilih, klik Next dan ikuti langkah-langkah berikut:
1. LAN Settings akan muncul halaman seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Alamat IP default adalah 192.168.0.254 dan default Subnet Mask adalah 255.255.255.0. Anda dapat mengubah Alamat IP dan Subnet Masker pada halaman ini ketika ada konflik IP dengan perangkat lain. Klik Berikutnya.

2. Wireless AP Setting akan muncul halaman seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Kami sarankan untuk pilih WPA-PSK/WPA2-PSK di kotak Keamanan dan masukkan PSK Password di bawah ini untuk mencegah akses tidak sah ke AP. Masukkan jarak antara perangkat ini dan terjauh klien dalam Pengaturan Jarak . Kemudian klik Berikutnya.

3. Finish halaman akan muncul dan menampilkan apa yang anda telah dikonfigurasi sebelumnya. Jika anda ingin memodifikasi parameter, klik Kembali untuk mengkonfigurasi ulang. Jika semua sudah dikonfirmasi, klik Finish untuk menyelesaikan konfigurasi.

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK,SD,SMP,SMA,SMK 2017
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK,SD,SMP,SMA,SMK 2017 - Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) adalah kegiatan keprofesian yang wajib dilakukan secara terus menerus oleh guru dan tenaga kependidikan agar kompetensinya terjaga dan terus ditingkatkan. Kegiatan PKB sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya terdiri dari 3 (tiga) kegiatan yaitu: (1) Kegiatan Pengembangan Diri; (2) Karya Ilmiah; (3) Karya Inovatif. Kegiatan Pengembangan diri meliputi kegiatan diklat dan kegiatan kolektif guru.

Pada kegiatan pengembangan diri melalui diklat, guru akan mengembangkan kompetensi guru pada kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik. Untuk menguasai kompetensi pedagogik, seorang guru harus dapat menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif. Penguasaan hal-hal tersebut adalah suatu yang mutlak sebagai upaya untuk menjadi guru yang profesional.
Pada setiap komponen modul yang dikembangkan ini telah diintegrasikan beberapa nilai karakter bangsa, baik secara implisit maupun eksplisit yang dapat diimplementasikan selama aktivitas pembelajaran dan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pencapaian revolusi mental bangsa. Integrasi ini juga merupakan salah satu cara perwujudan kompetensi sosial dan kepribadian guru (Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007) dalam bentuk modul.

Modul ini merupakan salah satu media untuk pengembangan pedagogik guru secara terus menerus, karena guru dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pedagogik serta profesionalnya. Modul Pembinaan Karir Guru ini diharapkan dapat memfasilitasi guru lebih mandiri, aktif, profesional, kreatif dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.”

Taman Kanak-Kanak (TK)


Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul F 
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul J  

SEKOLAH DASAR (SD)

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SENI BUDAYA SD lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul J  


Modul PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017
  • Modul A PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017
  • Modul D PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 



Pendidikan Luar Biasa (PLB)

PLB Autis

  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 


PLB Tunadaksa

  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunadaksa Edisi Revisi 2017 


PLB Tunagrahita

  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunagrahita Edisi Revisi 2017 


PLB Tunanetra

  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunanetra Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Autis Edisi Revisi 2017 


PLB Tunarungu

  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Tunarungu Edisi Revisi 2017 

[ads-post]


Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP lengkap Modul A – J.


  • Modul A PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP  Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPA SMP Edisi Revisi 2017 
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru IPS SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PPKn SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Bahasa Indonesia SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Bahasa Inggris SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Matematika SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK / Penjas SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SMP lengkap Modul A – J. (KLIK DISINI)

Modul PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017
Modul A PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul B PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul C PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul D PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul E PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul F PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul G PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul H PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul I PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul J PKB Bahasa Sunda Untuk SMP Edisi Revisi 2017 (disini)



Sekolah Menengah Atas (SMA)

Modul PKB Fisika Untuk SMA Edisi Revisi 2017



Modul PKB Kimia Untuk SMA Edisi Revisi 2017



Modul PKB Biologi Untuk SMA Revisi 2017



Modul PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017

Modul A PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul B PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul C PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul D PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul E PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul F PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul G PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul H PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul I PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)
Modul J PKB Bahasa Sunda Untuk SMA/SMK Edisi Revisi 2017 (disini)

Download Firmware Tenda N301 Terbaru

Download Firmware Tenda N301 Terbaru


N301: Wireless N300 Setup yang Mudah Router ini dirancang untuk setup yang lebih mudah untuk pengguna rumah. Hal ini sesuai dengan IEEE802.11n, memberikan kecepatan nirkabel hingga 300 Mbps, sehingga cocok untuk sehari-hari kegiatan web seperti email, chatting, video streaming, game online dan banyak lagi. Yang N301: juga dapat bekerja sebagai client router untuk menghubungkan jaringan ISP nirkabel atau uplink AP untuk berbagi Internet ke setiap sudut,elimating titik mati.
  • Produk model dan firmware versi mungkin berbeda menurut wilayah.
  • Upgrade Firmware dapat menyelesaikan sebelumnya kemungkinan masalah dan meningkatkan kinerja produk.
  • Jika anda meng-upgrade Tenda produk dengan menggunakan sebuah firmware pihak ketiga, Tenda tidak berkewajiban untuk menyediakan pemeliharaan atau dukungan, dan tidak menjamin kinerjanya. Kerusakan produk yang disebabkan oleh upgrade firmware pihak ketiga yang keluar dari garansi produk.

[tab][content title="SPESIFIKASI"]
Standard&Protocol
  • IEEE 802.3/3U IEEE 802.11n/g/b
Interface
  • 1 10/100Mbps WAN Port
  • 3 10/100Mbps LAN Ports
Antenna
  • 2 fixed 5dbi Omni Directional antenas
  • Button
  • 1 Reset/WPS Button
Dimension
  • 127.4mm*90.5mm*26mm (L*W*H)
  • Wireless Link Rate
  • IEEE 802.11n: up to 300Mbps
  • IEEE 802.11g: up to 54Mbps
  • IEEE 802.11b: up to 11Mbps
Frequency Range
  • 2.412GHz-2.472GHz
Working Mode
  • Universal Repeater
  • AP
  • WISP
  • WDS Bridge
Wrieless Security
  • 64/128bit WEP
  • WPA-PSK
  • WPA2-PSK
  • WPS support
Wireless Function
  • Enable/Disable Wireless Radio
  • Wireless Access Control
Reception Sensitivity
  • b mode:1M -92dBm@8% 11M -87dBm@8% PER
  • g mode:54M -72dBm@8% PER
  • n mode:72.2M -68dBm@8% PER; 150M -68dBm@8% PER
Internet Connection Type
  • Dynamic IP、PPPOE、Static IP、L2TP、PPTP
  • DHCP Server
  • Built-in DHCP server
  • DHCP Client List
Address Reservation
  • Virtual Server
  • Port Forwarding
  • DMZ Host
Parental Control
  • Client Filter
  • Mac Filter
  • Websites Filter
Dynamic DNS
  • No-IP
  • dyndns
VPN Pass-through
  • PPTP
  • L2TP
Other
  • Bandwidth Control
  • Mac Address Clone
  • Remote Web Management
  • System Log
Package Content
  • Wireless N300 Easy Setup Router N301
  • Quick Installation Guide
  • Ethernet cable
  • Power adapter
  • Resources CD
  • Environment
Operating Temperature: 0℃~40℃
  • Storage Temperature: -40℃~70℃
  • Operating Humidity: 10%~90% non-condensing
  • Storage Humidity: 5%~90% non-condensing
Certification
  • FCC, CE,RoHs
[/content][content title="FIRMWARE"]Upgrade Firmware dapat menyelesaikan sebelumnya kemungkinan masalah dan meningkatkan kinerja produk.
Untuk menghindari kegagalan upgrade atau kerusakan pada perangkat anda, pastikan bahwa:
  • Upgrade firmware sesuai dengan perangkat.
  • Jangan lepaskan catu daya ketika perangkat upgrade.
  • Menghubungkan kabel klien untuk perangkat yang menggunakan kabel Ethernet untuk meng-upgrade.
  • Sebaiknya anda tidak menggunakan aplikasi internet pada kabel klien yang digunakan untuk meng-upgrade, atau putuskan koneksi internet.
  • Anda harus unzip firmware menggunakan software dekompresi, seperti WinZIP atau WinRAR, setelah anda men-download.
  •  Jika anda ingin meng-upgrade perangkat menggunakan sebuah firmware pihak ketiga, memahami bahwa:
  • Tenda tidak berkewajiban untuk menyediakan pemeliharaan atau dukungan, dan tidak menjamin kinerjanya. Kerusakan produk yang disebabkan oleh upgrade firmware pihak ketiga yang keluar dari garansi produk. 

Firmware Tenda N301

[/content]
[/tab]

PP No 19/2017 Tunjangan Fungsional Dihapus, Tuai Penolakan
JAKARTA - Kebijakan pemerintah menghapus tunjangan fungsional bagi guru swasta yang belum menerima tunjangan profesi guru (TPG) menuai penolakan.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengecam keputusan tersebut. Mereka menuntut Peraturan Pemerintah (PP) 19/2017 tentang Guru direvisi.

Selama ini aturan pemberian tunjangan fungsional tertuang dalam pasal 19 PP 74/2008 tentang Guru.

Di dalam pasal tersebut dijelaskan ada tujuh syarat untuk mendapatkan tunjangan fungsional. Seperti memiliki sertifikat profesi guru, menjadi guru tetap, dan usia maksimalnya 60 tahun.

Namun keberadaan tunjangan fungsional itu dihapus di dalam PP 19/2017 tentang revisi PP 74/2008 tentang Guru. Secara tegas di PP ini dinyatakan bahwa seluruh pasal 19 di PP 74/2008 dihapus.

Ketua Umum Pengurus Besar (PG) PGRI Unifah Rosyidi mengatakan keputusan pemerintah menghapus pasal tunjangan fungsional itu membuat guru swasta sedih dan marah.

’’Meskipun nominalnya rata-rata Rp 250 ribu per bulan, sangat ditunggu-tunggu oleh para guru,’’ katanya di Jakarta kemarin.

Apalagi bagi para guru yang mendapatkan gaji sangat kecil dari sekolahnya. Keberadaan tunjangan fungsional itu sangat membantu guru.

Dia mengatakan penghapusan tunjangan fungsional itu menunjukkan arogansi Kemendikbud dalam mengelola guru.

Unifah berharap PP 19/2007 itu direvisi. Dia mengatakan PGRI, sebagai induk ogranisasi profesi guru terbesar, siap duduk bersama dengan Kemendikbud.

Rekomendasi:
Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2017 Perubahan Atas PP No 74 Thn 2008 tentang Guru

Unifah mengatakan sempat ada kabar bahwa pemerintah hanya mengganti istilah dari tunjangan fungsional menjadi insentif.

Menurut dia pengubahan itu tidak tepat. Sebab guru adalah jabatan fungsional.

Sementara jika diganti dengan insentif, maka pemberian tunjangannya terkait dengan kinerja. ’’Tunjangannya sudah kecil, kalau dikaitkan dengan kinerja seperti kehadiran, bisa lebih kecil lagi,’’ paparnya.

Berdasarkan data Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud besaran tunjangan fungsional atau insentif guru swasta tahun ini sebesar Rp 400 miliar. Alokasi itu untuk membayar tunjangan fungsional sebanyak 117 ribu guru swasta.
[ads-post]
Jawa Barat mendapatkan alokasi paling banyak dengan 21 ribu guru. Kemudian disusul Jawa Timur dengan 19 ribu guru dan Jawa Tengah sebanyak 18 ribu guru.

Berdasarkan jenjang pendidikan, alokasi paling banyak untuk guru SD dan SMP (pendidikan dasar).

Dirjen GTK Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan memang benar pasal tentang tunjangan fungsional dihapus.

Namun dia menegaskan tunjangan fungsional hanya berubah nama menjadi insentif. Dia beralasan pengubahan ini menyesuaikan regulasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

’’Guru tidak akan meributkan namanya ya. Yang penting uangnya tetap teralokasikan,’’ jelasnya. Pranata mengatakan lambat laun jumlah sasaran guru peneriman tunjangan fungsional akan turun.

Sebab banyak guru swasta yang mendapatkan kucuran TPG. Dia menegaskan guru swasta yang mendapatkan TPG otomatis tidak mendapatkan tunjangan fungsional lagi. (jpnn)

Pendaftaran Seleksi GTK NON PNS SILN (Sekolah Indonesia Luar Negeri)

Pendaftaran Seleksi GTK NON PNS SILN (Sekolah Indonesia Luar Negeri) 2017

Dalam rangka mempersiapkan calon pengganti Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri yang akan berakhir masa tugasnya, Kementerian pendidikan dan Kebudayaan RI membuka kesempatan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Non PNS yang memenuhi persyaratan, seta berminat untuk diangkat menjadi guru dan tenaga kependidikan pada Sekolah Indonesia Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama 2 (dua ) dan dapat diperpanjang sesuai peraturan yang berlaku.

Persyaratan.
  1. WNI
  2. berusia minimal 40 tahun pada tanggal 1 Januari 2017
  3. Sehat jasmani, rohani dan bebas NARKOBA
  4. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan
  5. Tida pernah diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat sebagai PNS/Anggota TNI/POLRI.
  6. Tidak sedang menjalani perjanijian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi pemerintah
  7. Mampu mengajar multisubject
[ads-post]
Jadwal
  1. Pengumuman resmi seleksi 5 Juli 2017
  2. Waktu pendaftaran s.d 19 Juli 2017
  3. Seleksi Kualifikasi calon pelamar 20-22 Juli 2017
  4. Pengumuman final 24 Juli 2017
Lampiran Surat





Sumber: kemdikbud.go.id

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Revisi 2017
Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Revisi 2017 - Anak yang sehat, cerdas, berpenampilan menarik, dan berakhlak mulia merupakan dambaan setiap orang tua. Agar dapat mencapai hal tersebut terdapat berbagai kriteria yang harus terpenuhi dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya adalah faktor keturunan atau genetika. Namun, selain faktor keturunan masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi kualitas seorang anak.

Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses tumbuh kembang. Proses tumbuh kembang merupakan hasil interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik/keturunan adalah faktor yang berhubungan dengan gen yang berasal dari ayah dan ibu, sedangkan faktor lingkungan meliputi lingkungan biologis, fisik, psikologis, dan sosial.

Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0 sampai 5 tahun. Masa ini sering juga disebut sebagai fase ”Golden Age”. Golden age merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Selain itu, penanganan kelainan yang sesuai pada masa golden age dapat meminimalisir kelainan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga kelainan yang bersifat permanen dapat dicegah.

Deteksi tumbuh kembang anak meliputi deteksi dari aspek fisik, psikologi, dan sosial. Deteksi tersebut harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan. Sedini mungkin deteksi dapat dilakukan oleh guru maupun orang tua. Selain itu deteksi tumbuh kembang anak juga dapat dilakukan oleh masyarakat melalui kegiatan posyandu dan oleh guru di sekolah. Oleh karena itu, pengetahuan tentang deteksi dini pertumbuhan

dan perkembangan anak perlu dimiliki oleh orang tua, guru, dan masyarakat.
Modul dengan topik Karakteristik Tumbuh Kembang Anak Taman Kanak-Kanak ini merupakan modul level 1 dari 10 level modul yang disajikan pada Diklat Guru Pembelajar bagi Guru TK Pasca UKG. Secara lengkap ke 10 level modul yang dimaksud adalah :

1. Deteksi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
2. Teori Bermain dan Perkembangan Anak TK
3. Kurikulum dan Pembelajaran di TK
4. Strategi Pengembangan dan Pembelajaran Anak TK
5. Teknologi Informasi dalam Pembelajaran di TK
6. Media Pembelajaran di TK
7. Komunikasi yang Efektif bagi Guru TK
8. Penilaian di TK
9. Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
10. Penilaian Kinerja dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru TK

Modul ini terdiri atas materi pokok, yaitu konsep dasar pertumbuhan dan perkembangan, tugas perkembangan anak TK, Deteksi dini tumbuh kembang anak TK, permasalahan dan gangguan anak TK dalam bidang pengembangan serta intervensinya. Pembahasan secara lebih spesifik akan disajikan pada setiap materi pokok dalam modul ini. Untuk masing-masing materi pokok, akan disajikan latihan, rangkuman, serta evaluasi dan tindak lanjutnya.

Modul ini terintegrasi dengan lima nilai utama penguatan pendidikan karakter yaitu religius,nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas. Nilai religius tercermin dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut, menghargai perbedaan agama, menjunjung tinggi sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama dan kepercayaan lain, hidup rukun dan damai dengan pemeluk agama lain, perilaku mencintai dan menjaga keutuhan ciptaanNya. Sub nilai karakter religius : cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan agama, teguh pendirian, percaya diri, kerja sama lintas agama, antibuli dan kekerasan,persahabatan, ketulusan, tidak memaksakan kehendak, dan melindungi yang kecil dan tersisih.

Nilai Karakter Nasionalis merupakan cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Sub nilai karakter nasionalis: apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, unggul dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin dan menghormati keragaman budaya, suku dan agama.

Nilai Karakter Mandiri merupakan sikap dan perilaku tidak bergantung pada orang lain dan mempergunakan segala tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi dan cita-cita. Subnilai kemandirian antara lain etos kerja (kerja keras), tangguh tahan banting, daya juang, profesional, kreatif, keberanian, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat
Nilai Karakter Gotong Royong mencerminkan tindakan menghargai semangat kerjasama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama, memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, bersahabat dengan orang laindan memberi bantuan pada mereka yang miskin, tersingkir dan membutuhkan pertolongan. Subnilai gotong royong antara lain menghargai, kerjasama, inklusif, komitmen atas keputusan bersama, musyawarah mufakat, tolongmenolong, solidaritas, empati, anti diskriminasi, anti kekerasan, sikap kerelawanan
[ads-post]


Taman Kanak-Kanak (TK)


Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru TK Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul F 
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD TK Modul J  


Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD-SDLB 2017 - Guru mempunyai kewajiban untuk selalu memperbaharui dan meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai esensi pembelajar seumur hidup. Untuk mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan tersebut, dikembangkan modul untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan yang berisi topik-topik penting. Adanya modul ini memberikan kesempatan kepada guru untuk belajar lebih mandiri dan aktif. Modul ini juga digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan diklat tatap muka langsung atau tatap muka kombinasi (in-on-in).

Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan yang berjudul “Karakteristik dan Pengembangan Potensi Peserta Didik” merupakan modul untuk kompetensi pedagogik guru pada Kelompok Kompetensi A (KK A). Materi modul dikembangkan berdasarkan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007, kompetensi Pedagogik yang pertama dan keenam yaitu tentang Karakteristik Peserta Didik dan Pengembangan Potensi Peserta Didik. Penguasaan guru atas konsep dan implementasi dari kedua kompetensi inti ini membekali guru untuk menghantarkan peserta didik asuhannya secara percaya diri memperoleh pencapaian terbaik mereka sesuai dengan karakteristiknya. Dengan demikian, potensi yang dimiliki seluruh peserta didik dapat mewujud dalam bentuk prestasi yang beragam secara optimal. Mengingat peserta didik adalah subjek yang akan dibelajarkan guru perlu termotivasi, bekerja keras, dan kreatif untuk mengenal karakteristik dan potensi peserta didik serta cara mengembangkannya.

Pada beberapa komponen modul yang relevan telah diintegrasikan beberapa nilai karakter bangsa, baik secara eksplisit maupun implisit. Berdasarkan karakteristik materi modul yang membahas tentang aspek kognitif dan non-kognitif peserta didik, ruang lingkup kajian materi modul ini sejatinya dapat memfasilitasi penguatan sebagian besar nilai-nilai karakter yang diusung dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Pendahuluan
Nilai-nilai ini dapat diimplementasikan selama aktivitas pembelajaran, dalam melaksanakan tugas sebagai guru, dan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat mendukung pengembangan kompetensi sosial dan kepribadian guru. Dengan demikian diharapkan guru dapat menjadi teladan bagi peserta didik yang diasuhnya dan masyarakat di sekitarnya.
[ads-post]

SEKOLAH DASAR (SD)

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Atas / Tinggi Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SD Kelas Bawah / Awal Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru PJOK SD Modul J  

Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru SENI BUDAYA SD lengkap Modul A – J.
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul A  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul B  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul C  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul D  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul E  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul F  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul G  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul H  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul I  
  • Modul PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Guru Seni Budaya SD Modul J  


Modul PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017
  • Modul A PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul B PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul C PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul D PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul E PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul F PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul G PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul H PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul I PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 
  • Modul J PKB Bahasa Sunda Untuk SD/SDLB Edisi Revisi 2017 

Filenya.com

{google-plus#https://plus.google.com/+FilenyaCom/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget