FileNya

Berita Terbaru
Berita Informasi-Guru Juknis Aplikasi SIMPATIKA DAPODIK Kurikulum-2013 PERMEN Rpp-Silabus-Kls-10 Buku-SD-MI RPP-Silabus-Kls-X Padamu-Siap Buku Cara Rpp-Silabus-Kls-11 US-UN ADMINISTRASI RPP-Silabus Parenting Sertifikasi RPP-Silabus-Kls-4 Rpp-Silabus-Kls-7 Soal-Kls-5 RPP-Silabus-Kls-5 Buku-SMA-MA Buku-SMK RPP-Silabus-Kls-1 Soal Surat PAUD RPP-Silabus-Kls-2 Buku-SMP-MTs Tekno RPP-Silabus-SD BOS Soal-Kls-1 Soal-Kls-4 UKG Story Definisi PERMENDIKBUD Padamu Negeri RPP US-UN-SMK UTS-KLS-6 GURU KEMENDAGRI Narrative Text RPP-Silabus-Agama-Kls-10 Rpp-Silabus-Kls-12 Ukuran Akreditasi Beasiswa NUPTK PERATURAN PUPNS RPP-Silabus-Kls-8 SMK Soal-Kls-2 Soal-Kls-3 Soal-Kls-6 Software EMIS Guru Pembelajar IPA IsNews Nasional US-UN-SD Bahasa Indonesia CPNS DAK Facebook Kisi-Kisi MEDIA NOT LAGU PIP RPP-Silabus-SMP Rpp-Silabus-Kls-9 SBK SKTP Seni DAPODIKDAS Game Hardware KKM Lagu NPSN O2SN Operator Sekolah Otak POS PRAKERIN Promes Prota Puzzle RPP-SILABUS-MTS RPP-Silabus-Kls-6 SK SMP Sehat Soal-Kls-4-K13 Tunjangan UAMBN UN US-UN-SMP-MTs UTS UTS-KLS-1 UTS-SMA-MA Ukuran Kertas A1 Dalam Pixel Ukuran Kertas A4 Dalam Pixel BUKU PKLK 11 Browser DIKTI Downloader Geografi IPA 5 Internasional Internet Tool Jadwal Jawa Kata Kulit LPIR Lagu PAUD/TK MI MTs Makalah Matematika Matematika-Kls-8 Materi PAI Materi PAI KTSP Materi-Kelas-8 Messenger Metode OPS OSN PNS Guru PP Pajak Perangkat SD-MI Pramuka RPP Penjaskes RPP SMK RPP SMK Kurikulum 2013 RPP-Silabus-Kls-3 SMA SMK 2015 SMK-XII/TI SMP-7 Sejarah Silabus SMK Soal-Kls-12 Soal-Kls-5-K13 Stroke Tunjangan Profesi Guru. Guru UAS KLS 1 US UTS KLS 10 UTS KLS 11 UTS KLS 8 UTS-KLS-3 UTS-KLS-4 UTS-kLS-2 Ukuran Kertas A1 Ukuran Kertas A1 Dalam Cm Ukuran Kertas A1 Dalam Inc Ukuran Kertas A1 Dalam Mm Ukuran Kertas A2 Dalam Pixel Ukuran Kertas A3 Dalam Pixel Ukuran Kertas A4 Dalam Cm Ukuran Kertas A4 Dalam Inch Ukuran Kertas A4 Dalam Mm Ukuran Kertas A5 Dalam Pixel Unduh Contoh Perangkat Akreditasi SD/MI Lengkap [2015] Unduh Contoh Perangkat Akreditasi SMA/MA Lengkap [2015] Unduh Contoh Perangkat Akreditasi SMK/MA Lengkap [2015] Unduh Rpp Bahasa Indonesia Smp/Mts Kelas 7

Gaji Guru yang Ditahan Akhirnya Terbayarkan
 MEDAN - Sejumlah guru SD Negeri 060939 Jalan Turi Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas, Sumatera Utara akhirnya dicairkan.

Sebelumnya gaji mereka ditahan oknum kepala sekolah hingga berbulan-bulan.

Para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut akan segera menerima gajinya dalam waktu dekat.

Menurut salah seorang SD Negeri 060939 sebut saja, Dia, gaji yang belum diterima selama dua bulan setengah dibayarkan dalam minggu ini. Mudah-mudahan saja benar dan tidak sekedar janji.

“Memang belum dibayar, dengar kabar kalau tidak Senin atau Selasa akan dibayarkan,” ujarnya kepada Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Diutarakan Dia, semenjak beberapa gaji guru belum dibayarkan, oknum kepala sekolah berinisial KW mulai kerap menghilang dari sekolah alias jarang masuk. Kata Dia, KW sudah hampir seminggu terakhir menghilang.

“Susah dijumpain, dan sudah jarang muncul karena gaji guru ditahan. Mana berani nemuin guru,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Disdik Medan, Ramlan Tarigan mengaku, persoalan ini sudah diingatkan kepada kepala UPT (Medan Amplas), dan gajinya sudah diproses. Gaji guru yang belum dibayar, sudah dibayarkan oleh kepala UPT tersebut.

“Sudah ku perintahkan kepala UPT, pencairannya pada gaji bulan ini. Jadi, kita minta tidak ada lagi gaji guru yang ditunggak atau belum dibayarkan. Soalnya, gaji merupakan hak mereka,” kata Ramlan yang juga dihubungi.

Terkait sanksi terhadap oknum kepala sekolah itu, Ramlan terkesan tak tegas. Dia menilai yang terpenting permasalahannya selesai.

“Apalagi yang mau diperbuat. Yang terpenting gajinya sudah dibayarkan dan menyelesaikan permasalahan itu. Tapi, kalau tidak selesai persoalan ini nanti akan dipertanyakan lagi kenapa,” akunya.

Disinggung alasan oknum kepala sekolah kenapa gaji guru belum dibayarkan, Ramlan menyebutkan lantaran sakit. “Kalau sudah sakit, mau bilang apalagi. Maka dari itu, kepala UPT yang saya suruh menanganinya,” tandas Ramlan.

Terpisah, hingga kini Kepala SD Negeri 060939, Kemalawani, belum ada memberikan penjelasan terkait gaji gurunya yang ditahan.

Ketika didatangi ke sekolah, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Saat dihubungi via ponselnya, ternyata nomor selulernya seolah memblokir panggilan masuk. Pesan singkat yang dilayangkan tak juga mendapat respon.

Sebagaimana diberitakan, sebanyak 4 guru SD Negeri 060939 mendadak mendatangi kantor Sumut Pos (Jawa Pos Group), di Gedung Graha Pena Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (30/11) lalu. Keempat guru itu mengadukan haknya yakni belum menerima gaji selama dua bulan setengah.

Tak hanya itu, menurut mereka, selama kepala sekolah tersebut menjabat sekira 10 tahunan, gaji guru seluruhnya dibayar dengan cara dicicil.

Terkadang dibayarkan Rp1 juta terlebih dahulu. Kalau ada uang lagi, baru dibayarkan sisanya. Bahkan, lebih miris lagi nasib guru-guru honorer lantaran gajinya dibayarkan lima bulan sekali.(jpnn)

ICW: Evaluasi Pendidikan Ditentukan Oleh Kekuasaan
 JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan perubahan Ujian Nasional menjadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN) menunjukkan kentalnya nuansa politik.

"Urusan evaluasi pendidikan ditentukan kekuasaan. Bukan murni dunia pendidikan," jelasnya saat diskusi di kantor ICW kemarin (4/12).

Dia berharap pengubahan ini bukan untuk meningkatkan popularitas Mendikbud Muhadjir Effendy.

[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]UN Dihapus, Anggaran Rp500 Miliar Untuk UN Harus Dialokasikan dengan Tepat
USBN Akan Ujikan Hingga Semua Mata Pelajaran[/warning]
Febri mengatakan keputusan moratorium unas harus segera diputuskan. Sebab keputusan ini akan berdampak pada 34 provinsi yang mengurusi jenjang SMA dan SMK.

Kemudian juga berdampak pada 416 kabupaten dan 98 kota. Masing-masing pemda itu nantinya harus membuat butir soal, mencetak, sekaligus mendistribusikan naskah USBN.

Meski meragukan persiapan USBN, Febri mengapresiasi moratorium unas. Baginya pendidikan seharusnya diotonomikan ke pemda.

Bahkan evaluasi harus menjadi kewenangan guru di sekolah. "Kita berharap Kemendikbud serius mengawal perubahan ini," pungkasnya.

Sementara itu di jajaran Kemendikbud, belum banyak perkembangan terkait pelaksanaan USBN 2017.

Mendikbud Muhadjir Effendy menegaskan persiapan USBN sudah 70 persen. "Tinggal menunggu inpres dari Presiden," kata dia.

Muhadjir belum bersedia membeber persiapan USBN yang sudah mencapai 70 persen itu.

Kemendikbud sampai saat ini juga belum mengumumkan rencana lelang naskah ujian. (jpnn)

UN Dihapus, Penerimaan Siswa Baru (PSB) Gunakan Sistem Zona
okezone.com JAKARTA - Moratorium ujian nasional (UN) yang kini sedang diajukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kepada Presiden Joko Widodo banyak mendapat dukungan dari praktisi pendidikan, termasuk siswa. Meski begitu, moratorium UN juga menimbulkan berbagai perubahan dalam sistem pendidikan, khususnya dalam penerimaan siswa baru.

Sebelumnya, penerimaan siswa baru di jenjang berikutnya ditentukan oleh hasil UN. Namun jika moratorium UN dilakukan, maka Kemdikbud pun harus merancang sistem baru, yang direncanakan menggunakan zonasi

[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]Penerimaan Mahasiswa PTN Akan Disesuaikan dengan Moratorium UN
Persiapan USBN Sudah Rampung 70 Persen [/warning]

"Jadi menggunakan sistem zona, bukan rayon. Kami sedang merangcang penerimaan siswa baru menggunakan sistem zona," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy, ditemui di DPR RI, Jakarta, belum lama ini.

Muhadjir menyebut, sistem zona akan menghilangkan kastanisasi sekolah yang selama ini terjadi. Dengan begitu, lanjut dia, tidak ada lagi istilah sekolah favorit.

"Sistem berdasarkan jarak anak dari sekolah. Ini untuk pemerataan pendidikan," ucapnya.

Meski belum dipaparkan secara rinci, Muhadjir menegaskan, sistem penerimaan siswa menggunakan zona masih dalam perumusan. "Tapi dari Dikdasmen sudah ada peta zonasinya," terangnya.

Sedangkan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud, Hamid Muhammad menambahkan, sistem penerimaan ini mempertimbangkan jarak dan waktu tempuh setiap anak ke sekolah.

"Jangan sampai sekolah yang dekat malah ditempati oleh siswa yang jauh. Untuk jangkauan jaraknya ditentukan oleh daerah," tandasnya. (Okezone)

Penerimaan Mahasiswa PTN Akan Disesuaikan dengan Moratorium UN

okezone.com JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sedang menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo untuk memoratorium ujian nasional (UN).

Jika hal tersebut diberlakukan mulai tahun depan, maka sistem penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) juga akan mengalami penyesuaian.
[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]UN Dihapus, Anggaran Rp500 Miliar Untuk UN Harus Dialokasikan dengan Tepat
USBN Akan Ujikan Hingga Semua Mata Pelajaran [/warning]
"Sebelumnya UN sebagai bahan pertimbangan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)," ujar Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, Senin (5/12/2016).

Nasir mengungkapkan, dengan adanya moratorium UN, artinya harus ada penyesuaian dalam penerimaan mahasiswa baru di PTN. Namun terkait perubahannya, sambung Nasir, masih menunggu hasil rapat dengan Presiden.

"Intinya kami ingin melihat pendidikan di Indonesia ada suatu standar yang jelas. Ujiannya jelas sehingga kredibilitasnya jelas, ini sangat penting. Terkait perubahannya apa, akan kami lihat dulu berdasarkan rapat dengan Pak Presiden" tuturnya.

Sedangkan Mendikbud Muhadjir Effendy dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, belum lama ini menjelaskan bahwa moratorium UN dibutuhkan lantaran saat ini hasilnya tidak berimplikasi dengan peserta didik. Menurutnya, dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, PTN memiliki sistem masing-masing yang lebih mereka percaya.

"PTN percaya pada sistem. Mereka tak menerima mahasiswa baru berdasarkan hasil UN," tukasnya. (okezone)

Gaji 400 Ribu Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa
 Gaji 400 Ribu Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa - Gaji guru honorer di Kabupaten Kotawaringin Barat sangat memprihatinkan. Para pendidik itu hanya mendapatkan gaji sebesar Rp 400 ribu per bulan.

Padahal, tugas guru honorer sama seperti sejawatnya yang berstatus PNS.

Nestapa guru honor semakin lengkap karena gaji tersebut diterima setiap tiga bulan sekali.

Pendapatan guru honor itu jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kobar 2016 yang mencapai Rp 2.204.120.

UMK Kobar juga akan dinaikan menjadi Rp 2.391.470 pada tahun depan.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kobar Nurul Edy mengatakan, gaji guru honorer yang masih minim ini memang harus dicarikan solusi.

“Namun hal ini juga harus dibahas bersama dengan pihak terkait," kata Nurul sebagaimana dilansir laman Radar Sampit, Sabtu (3/12).

Dia menyadari ada ketimpangan gaji guru PNS dan guru honorer meski ada tanggung jawab yang sama saat mendidik murid.

"Namun hal yang harus dipahami, bahwasanya untuk mencarikan solusi tidak bisa cepat. Harus dilihat dari segi anggaran sehingga mekanismenya perlu pembahasan bersama," jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng itu mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran di tingkat provinsi untuk menyiasati gaji guru honorer yang sangat minim.

"Saya tetap mengapresisasi guru honorer yang masih melaksanakan tanggung jawab dengan baik dengan mengabdikan diri dan ikut mendidik generasi yang nantinya bisa menjadi pemimpin masa depan," pungkasnya. (jpnn)

5 Sifat Yang Bisa Membantu Untuk Sukses
©Shutterstock
okezone.com 5 Sifat Yang Bisa Membantu Untuk Sukses - KEBERHASILAN karier akan selalu datang kepada beberapa orang yang memiliki sifat-sifat berikut. Keberhasilan itu akan datang kepada orang yang memiliki sifat berikut dan ini adalah 5 sifat yang membantu Anda menuju kesuksesan.

1. Kerja keras

Seseorang yang memiliki sifat demikian tidaklah mungkin menjadi seseorang yang gagal. Namun orang yang seperti ini, adalah seseorang yang pandai menghabiskan jatah gagalnya dan mampu dengan cepat menuju kesuksesan yang sedang menunggu untuk ia jamah. Dan bila kamu ingin menjadi seseorang yang sukses dalam karier, setidaknya kamu haruslah menjadi seseorang yang memiliki sifat kerja keras”. Karena “kerja itu harus keras, atau hidup mu yang akan menjadi keras”.

2. Pantang menyerah

Sepertinya kebanyakan orang sudah tahu, bahwa sifat pantang menyerah ini akan menjadi salah satu sifat teratas yang harus dimiliki untuk menjadi sukses. Karena sifat pantang menyerah ialah sebuah sifat yang mengharuskan kamu untuk memiliki ketahanan hati dalam berjuang. Bahkan sifat ini pernah kita miliki semasa kita kanak-kanak dahulu loh, tidak percaya? Coba deh kamu ingat kembali. Tentang betapa gigihnya kamu ketika meminta dibelikan mainan oleh orang tua kamu dulu, ada yang rela menabung, ada yang rela merengek dan menangis sekuat tenaga untuk meluluhkan hati orang tua kamu. Hingga akhirnya kamu berhasil mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. Namun dalam dunia karidr. Merengek dan menangis saat harapmu tidak terpenuhi tidak akan pernah berhasil sekuat apapun kamu mencoba. Namun sifat pantang menyerah yang manakah yang dimaksud poin kedua ini? Sifat pantang menyerah yang dimaksud kali ini ialah dengan terus mencoba dan berusaha tidak peduli seberapa banyak kamu gagal, namun kamu selalu tahu caranya untuk bangkit dan buatlah dunia mengakui bahwa kamu adalah seseorang yang layak untuk menjadi sukses

3. Kreatif

Seseorang yang memiliki sifat seperti ini, memiliki potensi yang besar untuk mendulang kesuksesan di masa depan. Kreatif tidak melulu menciptakan sesuatu yang baru. Namun kamu juga bisa memodifikasi sesuatu yang sudah ada dan membuatnya lebih baik dari kondisi yang sebelumnya. Namun jika kamu memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi, menciptakan sesuatu yang baru sesuai passion mu bukanlah sesuatu yang mustahil lagi loh. Misalnya kamu adalah seorang guru, kamu akan menemukan cara/metode baru dalam mengajar yang mampu dimengerti dengan mudah oleh murid-muridnya. Mungkin gambaran tersebut dapat menginspirasi kamu untuk memiliki sifat kreatif ini.

4. Pemberani

Pemberani yang dimaksud di sini itu bukan dalam rangka berperang atau berdiri di puncak gunung tertinggi ya. Pemberani yang dimaksud kali ini ialah tentang sebuah keberanian mengambil keputusan, dan juga berani untuk menghadapi segala tantangan yang kerap kali terjadi di dunia kerja. Seperti target yang tinggi atau semacamnya. Bila kamu memiliki sifat yang demikian, kesuksesan pasti akan mudah untuk kamu dapatkan.

5. Rendah hati

Ambilah filosofi dari tanaman padi, “Semakin berisi, maka semakin menunduk pula”, seseorang yang diberkahi memiliki sifat seperti ini, pasti akan mendapatkan sebuah kesuksesan nantinya. Karena sifat ini mampu menangkal sifat sombong yang kerap kali menjadi sebab utama seseorang akan kehilangan sesuatu yang ia miliki. Oleh karena itu untuk menjadi seseorang yang sukses maka sifat ini sangat amat dibutuhkan. Karena sejatinya, orang yang sukses adalah orang yang memiliki tingkat pengendalian diri yang hebat. Dan mencegah diri dari melakukan hal-hal yang tidak baik. Maka sifat ini akan mampu untuk mencegah kamu untuk melakukan hal-hal yang tidak menguntungkanmu sama sekali, seperti sombong, angkuh dan semacamnya. (okezone)

Akibat Pola Asuh Serba Boleh Pada Anak
Anak Marah ©focusonthefamily.com
 beritasatu.com Jakarta - Jangan terlalu banyak menuntut pada anak. Banyak menuntut bisa menyebabkan anak berbalik menuntut orang tua. Pada akhirnya, orang tua menjadi tak berdaya dan terpaksa mengabulkan permintaan anak.

“Ini fenomena yang terjadi sekarang. Orang tua menerapkan pola asuh permisif, yaitu anak terlalu banyak mengatur orang tua dan orang tua tak berdaya,” ungkap Dhanang Sasongko, direktur Paud Institute ditemui Investor Daily di sela seminar parenting ‘Tantangan Mendidik Anak di Era Modern’ yang digelar Mal Pacific Place di Paud Sawo, Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (1/12).

Apa penyebab orang tua menjadi permisif pada anaknya? “Bisa jadi karena karakter orang tuanya seperti itu akibat dulu diperlakukan begitu oleh neneknya. Tetapi, faktor luar, seperti sinetron dan film, juga menyumbang anak menjadi penuntut dan orang tua tak berdaya pada anaknya karena takut dengan ancaman anak,” jelas Dhanang.

Sebelum terlambat, para orang tua, kata Dhanang, selayaknya belajar bagaimana melakkan pola asuh yang baik. “Yang terbaik adalah pola asuh yang demokratif. Orang tua tegas pada anak, tetapi tetap luwes,” kata Dhanang.

Secara tenik, kata Dhanang, hal ini bisa dilatih. “Caranya, sering-sering lah berkomunikasi dengan anak, lakukan komunikasi yang efektif, tegas, dan luwes,” saran Dhanang.

Hal ini juga ditegaskan Ishak A Muin, VP Operation Support Service PT.Pacific Place. “Para orang tua dan guru Paud perlu belajar bagaimana mendidik anak dengan baik. Hal ini mendorong kami kembali mendampingi Paud Tunas Harapan, Cipete, Jakarta Selatan dan Paud Kemuning, Petogogan, Jakarta, untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia yang berkualitas.

“Selama program pendampingan, kedua Paud mendapat pelatihan, peningkatan kualitas sarana, penataan ruang kelas, studi banding, serta kegiatan parenting dan konseling bagi guri dan orang tua murid,” tandas Ishak. (beritasatu)

Ada Soal Esai di USBN, Untuk Melatih Siswa Berpikir Kritis

okezone.com JAKARTA - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) biasanya hanya dilakukan dengan bentuk pilihan ganda atau multiple choise.[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]UN Dihapus, Anggaran Rp500 Miliar Untuk UN Harus Dialokasikan dengan Tepat
USBN Akan Ujikan Hingga Semua Mata Pelajaran [/warning] Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy akan mengubah bentuk ujian yang selama ini hanya terpusat pada pilihan ganda saja. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menuturkan jika ujian tidak hanya berbentuk multiple choise.

“Kan selama ini pakainya pilihan ganda. Nah di Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) nanti, akan ada esai juga,” ungkapnya di DPR RI, Jakarta, belum lama ini. Menurut Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut, adanya ujian berbentuk esai untuk bisa melatih berpikir kritis bagi para siswa. “Jadi adanya esai itu adalah untuk melatih critical thingking,” tambahnya.(Okezone)

Presiden Sentil Guru Lembur Siapkan SPJ

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo menyentil kesibukan aparatur, termasuk para guru, dengan urusan surat pertanggungjawaban (SPJ). Karenanya, presiden meminta agar ke depan dilakukan perbaikan mekanisme dan penyederhanaan prosedur birokrasi, utamanya penyederhanaan SPJ.

"PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), tidak kelihatan lalu lalang di sawah karena energinya habis untuk ngurus SPJ. Guru juga sama, lembur hingga tengah malam, bukan menyiapkan program belajar mengajar, tapi malah ngurus SPJ," kata Presiden saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) Tahun 2016 yang diselenggarakan KPK di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (01/12).
[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]UN Dihapus, Anggaran Rp500 Miliar Untuk UN Harus Dialokasikan dengan Tepat
USBN Akan Ujikan Hingga Semua Mata Pelajaran [/warning]"Bahkan ada SPJ yang rangkap hingga 16 hingga 44. Sangat tidak efektif. 2017 nanti, SPJ maksimal 2. Yang penting adalah bagaimana mudah ngontrol, mudah ngecek dan mudah mengawasi," tambahnya.

Arahan Presiden ini sejalan dengan harapan para guru. Sebelumnya, saat puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rasyid menyampakan bahwa harapan guru agar persoalan yang sifatnya administratif disederhanakan.

"Kami berharap, agar guru tenang bekerja, mendidik sepenuh hati, menjalankan hak dan kewajiban seimbang, maka persoalan administrasi disederhanakan sehingga guru konsern mendidik," tegas Unifah.

Di luar urusan SPJ, dalam beberapa tahun terakhir, selain melaksanakan tugas mengajar, guru juga disibukkan dengan tugas mempersiapkan berbagai perangkat pembelajaran, tertulis maupun tidak. Sedikitnya ada 11 butir perangkat pembelajaran yang harus disiapkan guru, antara lain: program tahunan, program semester, analisis materi pelajaran dan silabus, rencana pembelajaran, dan lain-lain.

Persiapan tertulis yang dibuat guru pada awal tahun pembelajaran atau awal semester ini cukup menyita waktu para guru, bahkan bisa begadang. Menyuarakan aspirasi para guru, Unifah berharap persoalan-persoalan administrasi ini bisa disederhanakan sehingga guru lebih konsentrasi mengajar. (Gpenk/mkd/mkd)"Jika disetujui, kami siap melaksanakannya.(Kemenag)

Persiapan USBN Sudah Rampung 70 Persen

okezone.com  JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) sebagai pengganti UN pada 2017.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, saat ini draf rancangan tersebut telah diserahkan kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).[warning title="REKOMENDASI" icon="exclamation-triangle"]UN Dihapus, Anggaran Rp500 Miliar Untuk UN Harus Dialokasikan dengan Tepat
USBN Akan Ujikan Hingga Semua Mata Pelajaran [/warning]"Jika disetujui, kami siap melaksanakannya. Sudah 70 persen, tinggal produksi soal," ujarnya, baru-baru ini.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu optimistis jika dalam waktu beberapa bulan bisa merampungkan persiapan USBN. Setiap daerah juga diharapkan mampu menyelenggarakan USBN dengan baik.

"Kalau dari pusat sudah siap. Selain soal tinggal pelaksanaannya," ucapnya.

Muhadjir juga menjamin pelaksanaan USBN tidak akan membebani daerah. Sebab, anggaran tetap ditanggung oleh Kemdikbud. Namun, dia mengaku penyelenggaraan USBN bisa jadi akan membutuhkan anggaran yang lebih besar. Padahal sebelumnya, untuk pelaksanaan UN pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp491 miliar dalam anggaran 2017.

"Anggarannya mungkin lebih besar tapi tidak akan jadi beban. Bisa mencapai Rp1 triliun tetapi itu masih biasa dihemat karena besaran tersebut diperoleh dari fungsi lain yang awalnya terpisah," tambahnya.
.(Okezone)

MKRdezign

{google-plus#https://plus.google.com/+FilenyaCom/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget