Buku Modul Pengembangan Bakat dan Minat Siswa SMK

Buku Modul Pengembangan Bakat dan Minat Siswa SMK

Buku Modul Pengembangan Bakat dan Minat Siswa SMK

Pendidikan kejuruan (SMK) di indonesia, sedangkan tes bakat ini untuk mengetahui bakat yang ada dalam diri peserta didik SMK. Persamaan tes bakat dan minat ini dengan tes inteligensi atau IQ adalah keduanya samasama untuk melakukan pengukuran pada kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan spasial, dan kemampuan berpikir abstraksi. Namun tes bakat dan minat yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMK ini tidak untuk mengukur inteligensi atau IQ peserta didik. Tes bakat dan minat yang disusun ini difokuskan untuk mengungkap dan mengetahui bakat serta minat peserta didik dalam bidang keahlian yang ada di SMK.

Dalam pengerjaannya, tes bakat ini dibatasi oleh waktu dan memiliki jawaban “benar dan salah”. Sedangkan untuk tes minat tidak dibatasi waktu. Hal ini untuk menentukan apakah ada bukti bahwa Individu memiliki potensi dalam tes yang diberikan, pelaksanaan tes ini perlu dilakukan sesuai dengan petunjuk yang disediakan. Tujuan dari tes ini secara khusus adalah untuk membuat Individu mampu menentukan pemecahan masalah yang bersifat sederhana sampai dengan pemecahan masalah yang sifatnya yang lebih sulit.

Hal ini kemudian mengarah pada pertimbangan apakah hasil tes yang telah dilakukan dapat membantu memberikan saran dan pertimbangan untuk Individu dalam menemukan suatu bidang studi atau karir tertentu lebih mudah dilakukan daripada yang lain. Individu tidak diwajibkan untuk melakukan apa yang paling mudah, karena bukti dari hasil tes dalam melihat preferensi karir menunjukkan bahwa Individu termotivasi untuk mencapai sesuatu yang ditemukan relatif lebih sulit. Meskipun pada akhirnya individu yang memutuskan apa yang membuat Individu merasa sukses dengan pilihannya.

Tes bakat dan minat disusun dalam beberapa tahap persoalan (subtes) yang akan dijelaskan berikutnya di dalam matriks (profil) bakat dan minat yang menunjukkan domain individu yang kuat dan lemah dengan jelas. Hal ini berguna ketika akan diterapkan untuk pendidikan dan pekerjaan, karena sebagian besar pekerjaan membutuhkan kemampuan yang berbeda dalam ukuran domain yang berbeda.

Tes bakat ini dimulai dari soal dengan tingkat kesukaran soal yang lebih mudah ke  tingkat yang lebih sulit. Setiap tahap persoalan (subtes) memiliki waktu masing-masing yang telah ditentukan, dan waktu masingmasing tahap persoalan tersebut berbeda-beda. Setiap siswa diharapkan untuk dapat mengerjakan seluruh persoalan dengan serius dan sungguhsungguh, agar profil yang dihasilkan dari tes tersebut dapat memberikan informasi yang akurat dan berguna mengenai bakat dan minat Individu.

Setelah hasil tes diperoleh, kemudian hasil tes tersebut dijadikan acuan dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik/siswa SMK, peserta didik dapat mengembangkan bakat yang dimiliki di dalam diri yang mungkin belum disadari oleh peserta didik itu sendiri. Tes bakat dan minat merupakan salah satu pilihan solusi yang tepat untuk dapat mengetahui aspek bakat dan minat peserta didik untuk kemudian dapat dilakukan pengembangan yang lebih baik bagi peserta didik di SMK.
[ads-post]

Tujuan

Tes bakat dan minat ini memiliki beberapa tujuan terhadap pengembangan peserta didik yang ada di SMK. Tujuan tes bakat dan minat ini yaitu sebagai berikut:

  • Mengetahui dan memahami apa bakat dan minat Individu dan menemukan cara untuk mengembangkan kekuatan tersebut secara optimal.
  • Individu dapat melakukan pemetaan lebih jauh mengenai bakat yang dimilikinya dan minat yang diinginkannya. 
  • Individu dapat mengambil keputusan untuk memilih bakat dan minatnya dengan tepat sesuai dengan kemampuan dan keinginannya. Keputusan tersebut memungkinkan memberikan hasil yang bervariasi untuk setiap individu bahkan ketika mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hasil tertentu, karena setiap individu dapat mempersepsikan nilai pentingnya suatu hasil tes secara berbeda.
  • Tujuan dalam kerangka institusional yaitu, nilai dari keputusan ditentukan oleh institusi dan berlaku sama untuk setiap keputusan tertentu. Contoh dari keputusan institusional adalah penerimaan siswa untuk masuk sekolah pada bidang keahlian/kejuruan yang diminati atau juga bias digunakan untuk seleksi perusahaan.
  • Pengelompokan bakat dan minat peserta didik dapat dilakukan untuk mempermudah pengembangan bakat dan minat masing-masing peserta didik SMK.

Manfaat

Tes bakat dan minat ini memiliki manfaat bagi beberapa elemen yaitu bagi siswa, guru dan institusi pendidikan terkait. Manfaat tes bakat dan minat ini akan dijelaskan sebagai berikut:
  • Manfaat bagi siswa yaitu siswa dapat mengetahui dengan baik bakat dan minat yang dimilikinya sehingga dapat menjadi acuan dalam memilih sekolah atau bidang kejuruannya.
  • Manfaat bagi guru adalah agar guru mampu mengembangkan potensi yang telah dimiliki oleh siswa yang telah mengetahui bakat dan minatnya, sehingga memudahkan untuk membimbing siswa dalam memperoleh hasil belajar yang optimal.
  • Manfaat yang terakhir adalah bagi pemerintah atau institusi pendidikan terkait yaitu dapat memperoleh gambaran yang bersifat mikro maupun yang bersifat makro terkait bakat dan minat siswa SMK yang ada. Apakah siswa telah memilih bidang kejuruan sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya. Hal ini tentu berkaitan juga dengan kebijakan apa yang akan diambil dalam menyikapi hasil tersebut.


| Buku Modul Pengembangan Bakat dan Minat Siswa SMK [Link 1]
| Buku Modul Pengembangan Bakat dan Minat Siswa SMK [Link 2]



Labels:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya.
1. Silahkan berkomentar dengan menggunakan bahasa yang baik
3. Mohon untuk berkomentar 1 kali saja untuk topik yang sama.
4. Setiap komentar yang dikirim menunggu persetujuan Admin untuk di terbitkan.

[blogger][facebook]

MKRdezign

{google-plus#https://plus.google.com/+FilenyaCom/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget